bendera

Kamis, 16 April 2026    00:49 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Gubernur Jawa Tengah Dorong Pemerintah Pusat Jadikan Bawang Putih Komoditas Prioritas


dee maz,    10 Februari 2020,    19:09 WIB

Gubernur Jawa Tengah Dorong Pemerintah Pusat Jadikan Bawang Putih Komoditas Prioritas

Semarang - MINews :  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap pemerintah pusat menjadikan bawang putih sebagi komoditas prioritas. Sehingga ketika China dilanda gejolak seperti saat ini, pasokan bawang putih di Tanah Air tidak terganggu.


Saat ini pasokan bawang putih di Tanah Air sangat turun drastis dan harganya melambung akibat pembatasan impor produk China sebagai imbas mewabahnya virus Corona. Ganjar mengatakan momentum ini mesti dimanfaatkan untuk menggenjot pertanian bawang putih Tanah Air.

"Ini momentum buat pertanian kita khususnya bawang. Dengan Corona dan orang bertanya-tanya di mana sumber bawang putih. Ini harus kita manfaatkan, musibah ini harus kita cari barokahnya. Barokahnya apa, kita mesti berdikari. Kalau sudah begitu bisa kita kejar itu (peningkatan produksi bawang putih). Tinggal nyarikan bibit yang banyak, lahan dan disiapkan offtacker yang baik," kata Ganjar, Senin (10/2/2020).

Jawa Tengah saat ini memiliki 2.573 hektare lahan pertanian bawang putih dengan kemampuan produksi 195.472 kg. Menurut Ganjar, luasan itu tersebar hampir di seluruh wilayah pegunungan di Jawa Tengah, dari Tawangmangu, Sindoro, Sumbing, hingga Tegal.


"Itu sebenarnya bagian untuk mendorong kekurangan ini. Cuman ngejar waktu tidak bisa. Maka harus ada crash program (percepatan) untuk meningkatkan produksi ini," katanya.

Sementara untuk pembibitan, Ganjar mengatakan beberapa pihak telah membantu untuk meningkatkan pertanian bawang putih di Jawa Tengah, salah satunya Bank Indonesia.

Namun jika tidak ada crash program untuk menghadapi kelangkaan ini, Ganjar khawatir upaya penyebaran bantuan bibit itu gagal. Padahal sampai saat ini 95 persen pasokan bawang putih di Jawa Tengah bergantung impor dari China.

"Kalau ini barangnya tidak cepat masuk, bibitnya nanti dijual dan dikonsumsi. Nah ini akan semakin memperpanjang (masalah) lagi," katanya.

Untuk mengatasi kelangkaan dan melonjaknya harga yang mencapai Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram, Ganjar berharap pemerintah pusat segera membuka kran impor bawang putih. Kalau pun tidak dari China, alternatif lain bisa dikirim dari India meskipun secara kualitas masih di bawah bawang putih China.

"Kemarin kami sudah koordinasi, saya sudah telpon Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian. Mudah-mudahan dari pusat bisa lebih cepat untuk melakukan impor karena kita kurang. Karena kurang maka harus dipercepat impor untuk stabilisasi harga agar inflasi bisa ditekan," katanya.


banner
NASIONAL
img
Rabu, 15 April 2026
Subang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 940/Jaya Nagara yang berlokasi di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (13/4/2026). Kunjungan
img
Senin, 13 April 2026
Bantul-Mediaindonesianews.com: Setelah melalui proses hukum yang panjang dan berliku, sertipikat tanah milik Tupon Hadi Suwarno atau Mbah Tupon, warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Dalam rangka menjalin sinergitas diplomasi milter, Asisten Intelijen Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto menggelar Coffee Morning dengan para Atase Pertahanan negara sahabat, bertempat di Resto Pule Taman
img
Minggu, 12 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada acara pembukaan Musyawarah
img
Sabtu, 11 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi antara instansi dan masyarakat. Penegasan ini

MEDIA INDONESIA NEWS