bendera

Kamis, 03 September 2026    05:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


100 Hari Kerja, Ekspor Pertanian Capai Lebih Rp100 Triliun


dee maz,    01 Februari 2020,    16:18 WIB

100 Hari Kerja, Ekspor Pertanian Capai Lebih Rp100 Triliun

Jakarta – MI.News : Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyampaikan nilai ekspor pertanian selama periode November-Desember 2019 mencapai kurang lebih 100 triliun. Angka real ini bisa jauh lebih besar jika dibandingkan data ekspor yang dimiliki Karantina Kementerian Pertanian (Kementan), yakni sekitar 160 triliun untuk semua komoditas.


"Insya Allah nanti bulan Maret akan diumumkan oleh Bapak Presiden. Jadi Alhamdulillah, selama saya dan juga seluruh jajaran di Kementan bekerja, nilai ekspor pertanian kita naik," ujar Syahrul dalam talk show 100 hari kerja Mentan di Gedung PIA Kementan, Jakarta, Jumat, 31 Januari 2020.

Menurut Syahrul, kenaikan ini sebagian besar didorong oleh program kerja Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks) yang dilakukan para petani, eksportir dan para pengusaha. Program ini menuntut semua pegiat tani di Indonesia untuk bekerja lebih dari biasanya.

“Kalau naiknya hanya satu kali sudah pernah dicapai. Kalau naiknya dua kali, maka pejabatnya biasa-biasa saja. Tetapi kalau naiknya tiga kali itulah yang kita harapkan bersama. Tiga kali itu ukuran yang layak untuk sebuah negara kaya raya seperti Indonesia. Untuk itu, saya akan intervensi semua komoditas pertanian agar semuanya tercatat dan mampu ekspor," katanya.


Jauh dari pada itu, Syahrul mengharapkan adanya perubahan besar dari konsep gerakan tersebut. Perubahan yang dimaksud salah satunya ialah terbukanya lapangan pekerjaan secara luas.

"Memang itu yang kita harapkan, dimana program ini mampu membuka dan membentuk lapangan kerja pasti secara luas. Intinya apa, intinya kalau kita mau membenahi lapangan kerja secara pasti, ya benahi saja melalui sektor pertanian," katanya.

Syahrul mengatakan, sektor pertanian ke depan harus lebih maju dan mandiri secara penuh. Pertanian ke depan harus berkonsep modern dengan perlengkapan canggih seperti penggunaan artificial intelligence.

"Bagi saya, apa saja kalau tidak maju artinya kita tertinggal. Kalau kita tidak maju hidup kita hampa. Oleh karena itu maju menjadi pilihan. Pertanian ini harus maju. Harus makin kuat dan makin bisa mandiri. Mandiri itu lebih baik memberi orang, dari pada kita meminta minta," katanya.

Untuk menunjang data dan mengembangkan konsep tersebut, Kementan sudah membentuk kelembagaan Komando Startegi Pembangunan Pertanian (Kostratani) dengan alat utamanya Agriculture War Room (AWR). Kostratani diproyeksi menjadi pusat data dan informasi perkembangan pertanian secara real-time.

"Melalui AWR, saya bisa tau dimana ada hujan dan wilayah mana potensi hujan. Oleh karena itu tidak ada hoax yang berlebihan karena semua sudah dipersiapkan dengan real-time. AWR akan melihat luas lahan dengan satelit artificial intelligence," katanya.

Di samping itu, Syahrul menyampaikan pentingnya membangun kesadaran bersama terakit penerapan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai implementasi UU 41 tahun 2009 tentang perlindungan lahan pertanian.

"UU ini secara tegas mengatur pasal pidana bagai siapa saja yang terlibat dalam pengalihfungsian lahan. Jadi, kalau kalian mau bangun rumah atau tempat usaha, kan bisa dibuat secara bertingkat. Karena itu, saya ingatkan kalau alih fungsi lahan ini tidak ditangani dengan baik, maka 10 tahun ke depan kita tidak punya lahan lagi. Ingat juga bahwa setiap tahun ada 3 juta penduduk yang bertambah dan ini harus kita siapkan," tandasnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS