bendera

Kamis, 03 September 2026    04:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Ekspor Manggis dan Beras Organik, Mentan Puji Komitmen Gubernur Bali Majukan Pertanian


dee maz,    05 Januari 2020,    17:28 WIB

Ekspor Manggis dan Beras Organik, Mentan Puji Komitmen Gubernur Bali Majukan Pertanian

Denpasar – MediaIndonesiaNews : Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo memuji komitmen yang ditunjukkan Gubernur Bali Wayan Koster dalam memajukan sektor pertanian di Bali.


Bahkan ia mengatakan mendukung penuh dan berada bersama Gubernur Koster dalam mewujudkan visinya di bidang pangan.

“Rasanya kalau semua Gubernur seperti ini, Indonesia akan cepat selesai ini persoalannya,” kata mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini.

Hal ini disampaikannya saat menyaksikan langsung Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pertanian dengan Gubernur Bali terkait Komitmen Mendorong Kegiatan Pertanian, Perkebunan dan Peternakan di Bali (Sejuta Ternak Sapi Bali) di Wantilan Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Sabtu (4/1).


Mentan mengatakan pentingnya menghadirkan pertanian secara konsisten sehingga mampu menjadi harapan dan kebutuhan warga negara. Bali menurutnya memiliki potensi besar di sektor pertanian. Oleh karena itu ia mendorong peningkatan kontribusi sektor pertanian dari 11-12 persen menjadi 20-30 persen.

Akselerasi ini menurutnya akan berdampak kepada masyarakat yang paling kecil.

“Nggak ada orang yang nggak butuh makan, nggak ada orang yang tidak butuh sayur, tidak ada orang yang tidak butuh buah-buahan tidak ada orang yang tidak butuh daging,” katanya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT. Bali Sri Organik dengan Big Almond Tree Pty. Ltd. terkait ekspor beras organik ke Australia sebanyak 16 ton.

Mentan menyambut positif hal ini. Ia meminta jajarannya memberikan dukungan kepada pemerintah provinsi Bali dalam memenuhi permintaan ekspor ini mulai dari pemilihan bibit dan pupuk yang tepat.

“Kami siap mana ada yang mau lagi tinggal ditunjuk oleh Pak Gubernur. Mempersiapkan ini memang harus dari hulu ke hilir,” katanya.

Mentan berharap Bali bisa meningkatkan nilai ekspornya tiga kali lipat dari ekspor tahun 2019 sebesar Rp530 miliar menjadi Rp1,5 triliun. Menurutnya Bali memiliki potensi untuk itu.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan sektor pangan menjadi prioritas utama dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali karena ini berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

“Dan ini harus bisa memberi jaminan dan kepastian untuk bisa dipenuhi agar kehidupan keluarga kami berjalan dengan baik,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini.

Untuk itu Gubernur Koster telah membuat beberapa kebijakan seperti Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali Perda Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik.

“Dengan pembangunan pertanian organik ini karena kami ingin agar alam manusia dan budaya Bali ini betul-betul sehat dan bersih sebagai bagian dari pada pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya Nilai Tukar Petani yang menjadi barometer kesejahteraan petani di Bali sudah meningkat dari 105 menjadi 107.

“Bahkan mau kita dorong lagi Pak supaya nilai tukar petani meningkat,” imbuhnya. Salah satu yang dilakukan adalah dengan mendorong ekspor produk pertanian. Sebelum ekspor beras organik ini, Bali sudah berhasil mengekspor 4000 ton manggis ke Tiongkok.

Pada kesempatan ini Menteri Pertanian juga menyerahkan Aplikasi Peta Potensi Ekspor Pertanian Provinsi Bali kepada Gubernur Bali Wayan Koster.

Tampak hadir anggota DPD RI Dapil Bali Made Mangku Pastika, Sekjen dan Dirjen di lingkungan Kementerian Pertanian serta Kepala OPD terkait di Provinsi Bali.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS