bendera

Kamis, 03 September 2026    01:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Goh-Goh Produk Snack Bar Impor Bidik Pasar Gaya Hidup Sehat di Indonesia


Tim Red,    07 Mei 2026,    15:12 WIB

Goh-Goh Produk Snack Bar Impor Bidik Pasar Gaya Hidup Sehat di Indonesia
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Produk snack bar berbahan gandum tinggi mulai meramaikan pasar makanan sehat di Indonesia. Salah satu distributor produk snack bar impor bermerk goh-goh asal Kanada memperkenalkan lini produk baru yang menyasar konsumen dengan gaya hidup sehat, pelaku diet, hingga masyarakat aktif yang membutuhkan camilan praktis bernutrisi.


Kepada awak media, Lisa selaku distributor produk tersebut menjelaskan bahwa produk tersebut baru masuk ke pasar Indonesia sekitar dua tahun terakhir dan saat ini masih dipasarkan secara terbatas melalui jalur daring.

“Ini masih tahap test market. Kalau respons masyarakat Indonesia bagus, ke depan kemungkinan akan diproduksi di dalam negeri,” ujarnya saat di temui di pameran inabuyer B2B2G Expo 2026 di Hall Smesco, Jakarta, Kamis (7/5).

Menurutnya, produk snack bar tersebut disebut menggunakan kandungan gandum hingga hampir 50 persen dan diklaim tanpa bahan pengawet maupun pemanis buatan. Selain menyasar anak-anak melalui varian rasa buah, perusahaan juga menghadirkan varian khusus dewasa dengan ukuran dan kandungan yang lebih padat.


Saat ini tersedia beberapa varian rasa seperti apel dan pisang. Produk tersebut dipasarkan sebagai camilan sehat yang praktis dikonsumsi saat beraktivitas, termasuk untuk masyarakat yang menjalani pola hidup sehat, program diet, maupun penderita diabetes.

“Snack bar seperti ini cocok untuk orang yang terbiasa konsumsi gandum atau makanan sehat. Praktis, bisa langsung dimakan sambil beraktivitas,” jelasnya.

Meski masih berstatus produk impor, distributor menilai peluang pasar makanan sehat di Indonesia cukup besar, terutama di kota-kota besar dan kawasan dengan kesadaran kesehatan yang tinggi seperti Bali dan Jakarta.

Pemasaran saat ini masih difokuskan melalui penjualan online dan pameran produk. Ke depan, distributor berencana memperluas distribusi melalui platform e-commerce dan menjajaki pasar komunitas olahraga serta gaya hidup sehat.

Dari sisi harga, produk ini diposisikan untuk segmen menengah ke atas dengan kisaran harga normal sekitar Rp50 ribu per kemasan, meski saat ini masih banyak promo pengenalan pasar.

Lisa optimistis produk snack bar premium tersebut dapat bersaing di pasar nasional dengan menawarkan diferensiasi pada kandungan gandum tinggi, bahan alami, dan segmentasi konsumen yang lebih spesifik dibanding produk sejenis yang telah lebih dulu dikenal masyarakat. (ips)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS