bendera

Kamis, 03 September 2026    04:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Menkeu Tegaskan LPEI Harus Bisa Jadi Mata Rantai Ekspor Dunia yang Kompetitif


dee maz,    31 Desember 2019,    12:50 WIB

Menkeu Tegaskan LPEI Harus Bisa Jadi Mata Rantai Ekspor Dunia yang Kompetitif

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berpesan agar Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berperan menjadi salah satu mata rantai ekspor Indonesia yang kompetitif di tingkat dunia.


“Saya mengharapkan LPEI akan menjadi salah satu mata rantai di dalam ekosistem ekspor Indonesia. Bagaimana kita mampu meningkatkan daya saing, bagaimana kita mampu mendorong inovasi produktivitas sehingga produk-produk yang dihasilkan oleh perekonomian kita tidak saja bermanfaat bagi ekonomi Indonesia namun memiliki daya kompetisi untuk bisa kita ekspor di dunia,” tegas Menkeu.

Hal ini disampaikannya dalam  acara sumpah jabatan Daniel James Rompas sebagai Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI di Kantor Pusat LPEI Prosperity Tower District 8 SCBD, Jakarta pada Senin (30/12).

Daniel menggantikan Sinthya Roesly yang ditunjuk sebagai Direktur Keuangan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dalam kesempatan yang sama, Rijani Tirtoso juga dilantik sebagai anggota Dewan Direktur LPEI.


Menkeu menganggap tantangan produk ekspor Indonesia masih banyak yang perlu dibenahi, terutama agar memberikan nilai tambah di tingkat global sehingga tidak hanya mengekspor raw material atau bahan mentah.

Harapan Menkeu ke depan, sesuai dengan prioritas pemerintah saat ini untuk terus memajukan Indonesia melalui kegiatan yang produktif terutama di dalam 5 prioritas negara, yaitu sumber daya manusia, infrastruktur, transformasi ekonomi, simplifikasi regulasi dan reformasi birokrasi.

“Transformasi ekonomi yang diharapkan di dalam perekonomian Indonesia termasuk upaya melakukan hilirisasi dan ekspor yang diversifikasi. Di sini peranan LPEI menjadi relevan dan penting,” jelas Menkeu.

Di akhir sambutannya, Menkeu menyampaikan bahwa LPEI di dalam menjalankan tugas sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan untuk tidak merasa bekerja sendiri. Dilihat dari komposisi Dewan Komisionernya yang memiliki modal dan shareholder sangat penting yaitu Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan.

Menkeu juga berharap LPEI untuk terus melakukan reaching out kepada kementerian-kementerian lain yang memiliki potensi untuk kolaborasi ekspor Indonesia.

“Saya berharap sinergi, kolaborasi dan kemampuan untuk melakukan agregasi akan membuahkan kemampuan LPEI mendukung ekspor Indonesia dan terus menemukan potensi ekspor maupun eksportir Indonesia ke depan," pungkasnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS