bendera

Kamis, 03 September 2026    04:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Budidaya King Kobia, Primadona Baru Komoditas Ikan Laut Yang Menguntungkan


dee maz,    30 Desember 2019,    11:02 WIB

Budidaya King Kobia, Primadona Baru Komoditas Ikan Laut Yang Menguntungkan

Lampung – MediaIndonesiaNews : Budidaya komoditas ikan King Kobia (Rachycentron canadum) yang telah diluncurkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terbukti memberikan manfaat lebih bagi pembudidaya khususnya pembudidaya komoditas ikan laut.


Pertumbuhan yang jauh lebih cepat dibanding komoditas laut lain menjadi keunggulan yang paling dirasakan oleh pembudidaya. Saat ikan laut lain baru mencapai berat 1 – 2,5 kg, King Kobia dapat tumbuh mencapai berat 4-6 kg setahun.

King Kobia merupakan komoditas budidaya yang berpotensi tinggi untuk menjadi andalan di masa depan. Konsistensi dan kerja keras Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung telah berhasil membuat rangkaian teknologi budidaya King Kobia mulai dari tahap reproduksi, pemeliharaan larva dan benih, sistem budidaya bahkan hingga pembuatan pakan khusus King Kobia.

King Kobia merupakan komoditas yang sudah cukup lama berhasil dibudidayakan oleh KKP, namun masih belum mencuat di masyarakat pembudidaya.


Ikan ini memiliki potensi untuk menjadi ikon budidaya yang baru karena memiliki pangsa pasar yang luas baik domestik maupun internasional.

Dengan daging ikan yang putih, King Kobia masuk ke dalam jenis daging yang digemari oleh dunia. 

Jenis ikan ini cocok untuk dibuat berbagai macam olahan seperti sashimi, baso, nugget ataupun dimasak dengan citarasa Indonesia seperti dipindang atau digoreng.

Untuk pasar ekspor yang berpotensi  adalah Hongkong, Taiwan, Jepang, Australia, Eropa, dan negara lainnya dalam bentuk ikan beku, fillet, dan, olahan lainnya.

Dengan adanya permintaan pasar, baik untuk pengolahan ataupun ekspor, pembudidaya tidak perlu ragu untuk berbudidaya King Kobia, tentunya dengan melalui tahapan cara budidaya ikan yang baik dan tersertifikasi penerapan Cara Pembenihan Ikan yang Baik(CPIB) dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Dengan demikian, ke depan King Kobia diharapkan dapat masuk ke jajaran 12 besar ikan komersial di Indonesia.

Adalah Suhadi, salah seorang pembudidaya King Kobia dari Desa Durian Kabupaten Pesawaran Lampung yang turut merasakan kemudahan dalam memelihara King Kobia.

Ia menyatakan bahwa pemeliharaan dan perawatan King Kobia jauh lebih mudah tidak sesulit komoditas ikan laut yang lain.

“Selain pemeliharaan yang mudah, tingkat pertumbuhan King Kobia juga jauh lebih cepat dibandingkan dengan ikan laut yang lain. Sebagai perbandingan, untuk pemeliharaan King Kobia selama 5 bulan sudah bisa tumbuh hingga mencapai hampir 2 Kg, sedangkan untuk ikan laut lain dengan tempo yang sama baru tumbuh mencapai ½ Kg” tutur Suhadi.

Suhadi menambahkan “Penanganan penyakit pada pemeliharaan King Kobia pun juga lebih sederhana. Ikan yang sakit dapat langsung diambil dan diobati serta dikembalikan lagi setelah pulih dalam waktu 1 minggu tanpa harus melalui tahap karantina.”

Suhadi berharap ketersediaan benih dan kepastian pasar dapat terus dijaga.

“Kami dari kelompok pembudidaya di Kampung Kobia siap untuk memastikan keberlanjutan usaha budidaya King Kobia di masyarakat” tutup Suhadi.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS